fungsidasarPemula3 mnt baca

Fungsi

Membungkus kode yang dipakai berulang jadi fungsi: parameter, return value, dan nilai default.

Membuat dan memanggil fungsi

php
<?php
function sapa($nama) {
    return "Halo, $nama!";
}

echo sapa("Malik"); // Halo, Malik!

Fungsi boleh punya nilai default untuk parameter, dan bisa mengembalikan data dengan return:

php
<?php
function sapa($nama = "Tamu") {
    return "Halo, $nama!";
}

echo sapa();        // Halo, Tamu!
echo sapa("Rina");  // Halo, Rina!

function tambah($a, $b) {
    return $a + $b;
}
echo tambah(3, 4); // 7

Type hint (opsional tapi bagus)

Sejak PHP 7, kamu bisa menulis tipe parameter dan return agar salah kirim data langsung ketahuan:

php
<?php
function luasPersegi(int $sisi): int {
    return $sisi * $sisi;
}

echo luasPersegi(5); // 25

Scope: variabel luar tidak otomatis terlihat

Variabel di luar fungsi tidak bisa dipakai langsung di dalam fungsi:

php
<?php
$pesan = "Halo";

function tampilkan() {
    // echo $pesan; // ERROR: undefined variable
}

function tampilkanBenar($pesan) {
    echo $pesan; // kirim lewat parameter
}
tampilkanBenar($pesan);

Memecah kode ke beberapa file

Fungsi-fungsi pembantu biasanya disimpan di file terpisah lalu dimuat dengan require:

php
<?php
// file helper.php berisi function sapa() ...

require "helper.php"; // error fatal kalau file tidak ada
// include "helper.php"; // hanya warning kalau file tidak ada

echo sapa("Malik");

Catatan teknis: Pakai require untuk file yang wajib ada (misalnya definisi fungsi inti), karena PHP langsung berhenti dengan fatal error kalau file-nya hilang. Pakai include hanya untuk bagian opsional seperti template. Untuk file yang mungkin dimuat berkali-kali, ada varian require_once agar tidak terjadi error "function already defined".