Grid Studi Kasus: Dashboard dan Galeri
Bangun layout dashboard admin dan galeri foto dengan item unggulan memakai teknik grid yang sudah dipelajari.
Studi kasus 1: dashboard admin
Kita bangun kerangka dashboard: header, sidebar, area konten berisi kartu statistik, dan footer.
<div class="dashboard">
<header class="db-header">Dashboard</header>
<aside class="db-sidebar">Menu</aside>
<main class="db-main">
<div class="stat">...</div>
<div class="stat">...</div>
<div class="stat">...</div>
<div class="stat">...</div>
</main>
<footer class="db-footer">v1.0</footer>
</div>.dashboard {
display: grid;
min-height: 100vh;
grid-template-columns: 240px 1fr;
grid-template-rows: 64px 1fr 48px;
grid-template-areas:
"header header"
"sidebar main"
"footer footer";
}
.db-header { grid-area: header; background: #0f172a; color: white; }
.db-sidebar { grid-area: sidebar; background: #1e293b; color: #cbd5e1; }
.db-main {
grid-area: main;
display: grid;
grid-template-columns: repeat(auto-fit, minmax(200px, 1fr));
gap: 16px;
padding: 24px;
align-content: start;
}
.db-footer { grid-area: footer; background: #f1f5f9; }Perhatikan Grid bersarang: db-main adalah item dari grid luar sekaligus container grid buat kartu statistik. Kartu statistik otomatis responsif berkat pola auto-fit minmax.
Versi mobile:
@media (max-width: 768px) {
.dashboard {
grid-template-columns: 1fr;
grid-template-areas:
"header"
"main"
"sidebar"
"footer";
}
}Studi kasus 2: galeri dengan item unggulan
Galeri di mana satu foto "unggulan" berukuran dua kali lipat:
.galeri {
display: grid;
grid-template-columns: repeat(4, 1fr);
grid-auto-rows: 150px;
gap: 12px;
}
.galeri img {
width: 100%;
height: 100%;
object-fit: cover;
border-radius: 8px;
}
.galeri .unggulan {
grid-column: span 2;
grid-row: span 2;
}grid-auto-rows: 150px mengatur tinggi baris yang dibuat otomatis. span 2 membuat item unggulan memakan 2 kolom dan 2 baris. Hasilnya galeri dinamis ala portofolio fotografer.
Catatan teknis: kalau item unggulan meninggalkan lubang kosong di grid, tambahkan
grid-auto-flow: densepada container. Browser akan mengisi lubang dengan item kecil berikutnya. Hati-hati: dense bisa mengacak urutan visual dibanding urutan DOM, jadi hindari kalau urutan penting secara makna.
Kapan Grid, kapan Flexbox?
Aturan jempolnya:
- Grid: layout keseluruhan halaman, galeri, dashboard, apa pun yang butuh keselarasan baris DAN kolom
- Flexbox: komponen satu arah (navbar, tombol grup, kartu), alignment konten dalam satu wadah
Keduanya sering dipakai bersama: Grid buat kerangka besar, Flexbox buat isi tiap selnya.
Rangkuman
Dashboard = template areas + grid bersarang. Galeri unggulan = span + auto-rows. Ingat grid-auto-flow: dense buat menutup lubang (dengan catatan urutan). Kuasai kapan memakai Grid vs Flexbox dan layout apa pun bisa kamu taklukkan.