dasarvariabellet-constPemula3 mnt baca

Variabel: let, const, dan var

Menyimpan data dalam variabel dengan let dan const, plus alasan kenapa var sebaiknya ditinggalkan.

Variabel itu kotak berlabel

Variabel adalah tempat menyimpan data. Bayangkan kotak berlabel: labelnya adalah nama variabel, isinya adalah data. Kamu bisa mengambil isi kotak kapan saja hanya dengan menyebut labelnya.

javascript
let nama = "Rizky";
let umur = 17;
console.log(nama); // "Rizky"

let: isi bisa diganti

Gunakan let untuk nilai yang mungkin berubah, misalnya skor game atau status login.

javascript
let skor = 0;
skor = 10; // boleh, nilainya berubah
skor = skor + 5;
console.log(skor); // 15

const: isi tetap

Gunakan const untuk nilai yang tidak boleh diganti, misalnya konfigurasi atau referensi tetap.

javascript
const PI = 3.14;
const namaDepan = "Rizky";
// namaDepan = "Budi"; // ERROR: tidak boleh

Aturan praktisnya: selalu pakai const dulu, ganti ke let hanya kalau nilainya memang perlu diubah. Kebiasaan ini mencegah bug karena data berubah tanpa sengaja.

var: peninggalan masa lalu

Dulu hanya ada var, tapi ia punya perilaku aneh soal scope yang sering bikin bug. Di kode modern, var sudah tidak dipakai. Kamu cukup tahu ia ada kalau menemukan kode lama.

javascript
var lama = "jangan dipakai lagi";

Catatan teknis: const hanya mengunci assignment ulang, bukan isi object atau array. Jadi const arr = [1, 2]; arr.push(3) tetap boleh, yang dilarang adalah arr = [4]. Detail ini dibahas lagi di materi tipe data referensi.

Penamaan yang baik

Nama variabel sebaiknya deskriptif dan memakai camelCase: namaLengkap, jumlahPeserta, bukan x atau data2. Kode dibaca lebih sering daripada ditulis, jadi nama yang jelas menghemat waktu semua orang.

Latihan: mana yang error?

Coba tebak output kode berikut sebelum menjalankannya di console. Latihan menebak seperti ini melatih intuisi lebih cepat daripada sekadar membaca.

javascript
const kota = "Bandung";
let suhu = 25;
suhu = 30;
console.log(kota + ": " + suhu + " derajat");

// kota = "Jakarta"; // apa yang terjadi kalau baris ini dibuka?

Baris terakhir akan error karena kota adalah const. Pesan errornya: "Assignment to constant variable". Error yang jelas seperti ini sebenarnya membantu, ia langsung menunjuk baris masalahnya.

Satu kebiasaan baik: beri nama const dengan huruf kapital untuk nilai yang benar-benar tetap seperti konfigurasi (API_URL, MAKS_PESERTA). Untuk variabel biasa, pakai camelCase seperti biasa. Konvensi kecil ini membuat kode lebih mudah dipindai.

Kesimpulan

Pakai const sebagai default, let kalau nilainya berubah, dan lupakan var. Dengan fondasi ini, kamu siap menyimpan dan mengolah data di modul berikutnya.