Instalasi Flutter dan Setup Environment
Install Flutter SDK, Android Studio, dan emulator sampai perintah flutter doctor menunjukkan semua centang hijau.
Yang perlu disiapkan
Sebelum mulai, pastikan komputermu memenuhi syarat: minimal RAM 8 GB (16 GB lebih nyaman), ruang disk kosong sekitar 10 GB, dan koneksi internet yang stabil untuk download SDK dan dependensi. Kamu butuh tiga hal utama: Flutter SDK, Android Studio (atau VS Code), dan Android SDK untuk emulator atau perangkat fisik.
Langkah instalasi
Pertama, unduh Flutter SDK dari flutter.dev sesuai sistem operasimu. Ekstrak ke lokasi permanen, misalnya C:\src\flutter di Windows atau ~/development/flutter di Linux/Mac. Jangan menaruhnya di folder yang butuh hak akses admin atau di path yang mengandung spasi.
Kedua, tambahkan folder bin di dalam SDK ke PATH environment variable. Setelah itu buka terminal baru dan jalankan:
flutter --version
flutter doctorPerintah flutter doctor adalah sahabat terbaikmu. Ia memeriksa semua yang dibutuhkan Flutter dan memberi tahu apa yang kurang dengan tanda seru atau silang.
Menyiapkan Android Studio
Install Android Studio, lalu lewat SDK Manager pastikan Android SDK, Android SDK Platform-Tools, dan satu system image terinstall. Buat satu Android Virtual Device (AVD) lewat Device Manager untuk emulator. Kalau RAM pas-pasan, memakai HP Android fisik lewat USB debugging justru lebih ringan dan lebih cepat.
Jangan lupa install plugin Flutter dan Dart di Android Studio atau VS Code. Plugin ini memberi code completion, hot reload otomatis, dan widget inspector yang sangat membantu.
Verifikasi akhir
Jalankan flutter doctor lagi sampai tidak ada masalah kritis. Lisensi Android SDK kadang perlu disetujui manual dengan perintah berikut:
flutter doctor --android-licensesTekan y untuk semua lisensi yang ditanyakan. Setelah flutter doctor bersih, environment-mu siap dipakai.
Catatan teknis: Masalah paling umum adalah versi Java yang tidak cocok dengan Gradle saat build Android. Kalau build gagal dengan error Gradle, cek dulu versi Java yang dipakai Android Studio. Flutter versi terbaru butuh Java 17. Jangan asal update Flutter tanpa cek changelog, karena kadang ada breaking change di Android Gradle Plugin.