Workflow OpenCode Lanjutan
Naik level dengan OpenCode: mode rencana, perintah kustom, dan pola kerja aman untuk proyek nyata.
Dari Coba-Coba ke Workflow Andal
Di modul opencode kamu belajar dasarnya: instalasi, tugas kecil, pola rencana-dulu. Modul ini membahas workflow yang membuat OpenCode bisa dipakai untuk proyek nyata secara aman dan efisien: mode rencana, perintah kustom yang bisa dipakai ulang, dan pola pengawasan yang tepat.
Prinsipnya: agent yang kuat butuh pagar yang kuat. Semakin besar kekuatan agent (baca/tulis file, jalankan perintah), semakin penting pagarnya (izin, review, checkpoint). Workflow di sini adalah pagar itu.
Contoh 1: Mode Rencana dan Eksekusi Bertahap (Praktik)
Untuk tugas yang menyentuh banyak file, jangan biarkan agent langsung eksekusi. Paksa dua fase:
Fase 1, rencana tertulis:
Tugas: tambahkan fitur dark mode ke proyek ini. Aturan fase ini: JANGAN menulis atau mengubah file apa pun. Baca kode yang relevan, lalu tulis rencana di chat: file apa yang akan diubah, perubahan apa per file, dan risiko apa yang kamu lihat. Tunggu persetujuanku.
Agent membaca dan mengajukan rencana. Kamu review: "rencana bagus, tapi jangan ubah file config, hanya komponen."
Fase 2, eksekusi per batch:
Oke, eksekusi rencana yang disetujui. Kerjakan 2 file pertama saja, lalu berhenti dan laporkan. Jangan lanjut ke file berikutnya tanpa izinku.
Kenapa per batch? Karena kesalahan di file 1-2 yang tertangkap dini mencegah kesalahan yang sama terulang di file 3-10. Ini "verifikasi antar stasiun" dari prompt chaining, diterapkan ke agent.
Fase 3, verifikasi:
Tunjukkan diff semua perubahan. Jelaskan cara aku mengujinya.
Pola 3 fase ini (rencana > eksekusi batch > verifikasi) adalah standar kerja profesional dengan coding agent apa pun, bukan cuma OpenCode.
Contoh 2: Perintah Kustom dan Konfigurasi Proyek (Praktik)
Hal yang kamu lakukan berulang layak diotomatisasi sebagai perintah kustom. Contoh: kamu selalu ingin agent "review kode yang baru diubah".
Buat file perintah kustom (cek dokumentasi OpenCode terbaru untuk format pastinya, konsepnya umum):
# /review
Review perubahan terakhir di git (git diff) sebagai senior engineer.
Fokus: bug, keamanan, keterbacaan. Daftar temuan dengan nomor baris.
Jangan mengubah file apa pun.Lalu cukup ketik /review kapan pun dibutuhkan. Ini adalah "skills" versi OpenCode (modul agent-skills): instruksi yang bisa dipakai ulang.
Konfigurasi proyek yang layak ada di setiap proyek serius:
- Model default per proyek (model murah untuk tugas ringan, model kuat untuk refactor besar).
- Izin bash: batasi perintah berbahaya. Aturan praktis: izinkan baca dan test (
ls,npm test), minta konfirmasi untuk yang mengubah/menghapus. - File instruksi proyek (AGENTS.md): aturan gaya kode, alur test, larangan. Agent membacanya tiap sesi.
Catatan teknis: Arsitektur OpenCode yang open source memungkinkanmu mengintip (dan mengubah) cara loop agent bekerja: bagaimana ia memilih tool, kapan ia berhenti, bagaimana konteks disusun. Ini nilai edukasi yang tidak dimiliki tools tertutup. Untuk workflow tim, pola yang terbukti: (1) satu konfigurasi proyek di-commit ke repo (semua anggota + AI pakai aturan sama), (2) perintah kustom untuk alur berulang tim (review, test, format), (3) pisahkan sesi eksplorasi (boleh berantakan) dan sesi eksekusi (harus disiplin). Dan ingat biaya: agent loop yang panjang (puluhan putaran baca-tulis) menghabiskan token besar; pantau pemakaian di dashboard provider-mu (modul budgeting-token).
Kesalahan Umum
- Satu sesi untuk segalanya. Sesi 3 jam dengan 5 topik = konteks kotor, agent mencampuradukkan. Satu sesi = satu tugas. Sesi baru = konteks bersih.
- Tidak membaca konfigurasi default. OpenCode bawaan mungkin mengizinkan hal yang tidak kamu sadari. Luangkan 15 menit membaca dokumentasi konfigurasi sebelum proyek penting.
- Percaya "mode rencana" 100%. Agent kadang tetap mengubah file di fase rencana (terutama model yang kurang patuh). Verifikasi dengan
git statussetelah fase rencana: pastikan tidak ada file berubah. - Tidak ada batasan waktu/tugas. "Kerjakan sampai selesai" untuk tugas ambigu = agent berputar-putar menghabiskan token. Tetapkan batas: "maksimal 10 langkah, kalau belum selesai laporkan progres dan tanya arahanku."
Rangkuman
Workflow OpenCode lanjutan = 3 fase (rencana tertulis > eksekusi per batch > verifikasi) + perintah kustom untuk tugas berulang + konfigurasi proyek (model, izin, instruksi). Pagar yang kuat membuat agent yang kuat aman dipakai. Terapkan pola ini, dan OpenCode berubah dari mainan menjadi perkakas produksi.
Tantangan
Buat Perintah /review-mu
Buat perintah kustom /review untuk OpenCode (atau tools agent-mu) yang me-review git diff terakhir dari 3 sudut: bug, keamanan, keterbacaan. Uji di proyek latihan dengan perubahan yang SENGAJA kamu beri 1 bug. Apakah perintahmu menangkap bug itu?