Sintaks Dasar & Fungsi main()
Anatomi program Dart: fungsi main, statement, komentar, dan aturan penulisan.
Bahasa punya tata bahasa, kode pun begitu
Setiap bahasa manusia punya tata bahasa: di mana meletakkan subjek, kapan memakai titik. Bahasa pemrograman juga punya, namanya sintaks: aturan penulisan agar komputer mengerti maksudmu.
Analogi: menulis print('Halo') tanpa titik koma itu seperti menulis kalimat tanpa titik. Manusia masih bisa menebak maksudnya, tapi Dart tidak mau menebak, ia protes. Modul ini merangkum aturan-aturan dasar yang akan kamu pakai di setiap program.
Kenapa sintaks penting dipahami dulu?
Karena 80% error pemula bukan soal logika sulit, melainkan soal sintaks: kurang titik koma, salah kurung, salah huruf besar-kecil. Memahami aturannya sekali akan menghemat ratusan menit debugging nanti.
Aturan 1: statement diakhiri titik koma
Satu perintah penuh disebut statement, dan hampir selalu diakhiri ;.
void main() {
print('Baris satu');
print('Baris dua');
print('Baris tiga');
}Tiga statement, tiga titik koma. Pengecualiannya hanya baris yang membuka/menutup blok dengan { atau }.
Aturan 2: blok kode memakai kurung kurawal
Sekumpulan perintah yang menjadi satu kesatuan dibungkus {}. Fungsi main adalah satu blok, nanti if dan perulangan juga begitu.
void main() {
// Semua di dalam kurung ini adalah "isi" fungsi main
print('Aku di dalam blok main');
print('Aku juga');
}
// Di sini sudah di luar blokIndentasi (menjorok ke dalam) tidak wajib bagi komputer, tapi wajib bagi manusia: ia membuat struktur program terlihat jelas. Biasakan dua spasi per level.
Aturan 3: Dart peka huruf besar-kecil
print, Print, dan PRINT adalah tiga hal berbeda. Hanya print (huruf kecil semua) yang dikenal Dart.
void main() {
print('ini jalan');
// Print('ini error'); // hapus komentar // untuk melihat errornya
}Aturan yang sama berlaku untuk nama variabel dan fungsi yang kamu buat sendiri: nama dan Nama dianggap dua variabel berbeda.
Aturan 4: komentar untuk manusia
Komentar adalah catatan yang diabaikan komputer. Ada dua bentuk:
void main() {
// Ini komentar satu baris, diawali //
/*
Ini komentar
banyak baris, diapit /* dan * /
*/
print('Komentar tidak dijalankan');
}Pakai komentar untuk menjelaskan kenapa kode ditulis begitu, bukan apa yang dilakukan kode (itu sudah terlihat dari kodenya).
Aturan 5: whitespace fleksibel, tapi sopanlah
Dart tidak peduli kamu menulis semuanya dalam satu baris:
void main() { print('bisa'); print('tapi jelek'); }Itu valid, tapi menyiksa yang membaca. Tulis satu statement per baris, seperti contoh-contoh sebelumnya. Kode dibaca manusia jauh lebih sering daripada ditulis.
Kesalahan umum pemula
1. Kurung tidak seimbang
// SALAH: kurung kurawal pembuka tidak ditutup
void main() {
print('Halo');// BENAR
void main() {
print('Halo');
}Tips: setiap kali mengetik {, langsung ketik } lalu isi tengahnya. Editor seperti VS Code bisa otomatis melakukan ini.
2. Mencampur jenis kutip
// SALAH
print('Halo");
// BENAR
print('Halo');
print("Halo");Kutip tunggal dan ganda sama-sama boleh, asal pembuka dan penutupnya sama.
3. Menulis kode di luar fungsi main
// SALAH
print('Halo');
void main() {}// BENAR
void main() {
print('Halo');
}Perintah yang dijalankan harus berada di dalam fungsi. Baris di luar fungsi hanya boleh berisi deklarasi (variabel global, fungsi lain, import).
Kesimpulan
Lima aturan emas: akhiri statement dengan ;, bungkus blok dengan {}, hormati huruf besar-kecil, pakai komentar dengan bijak, dan tulis kode yang enak dibaca. Kuasai ini, dan error-error misterius di awal perjalananmu akan berkurang drastis.
Catatan teknis: Dart punya tool resmi bernama
dart formatyang merapikan kode otomatis sesuai gaya resmi. Nanti saat memakai VS Code dengan extension Dart, format otomatis biasanya sudah aktif setiap kali menyimpan file.
Tantangan
Perbaiki program rusak
Program di bawah tidak jalan karena ada 3 kesalahan sintaks (titik koma dan tanda kurung). Perbaiki sampai bisa jalan di DartPad.
void main() {
print('Halo'
print('Dart itu seru!);
}